Kejar target, Dirjen Pajak akan buka rekening WP orang pribadi

Merdeka.com – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan punya pekerjaan rumah besar tahun ini. Terlebih, tahun lalu penerimaan pajak meleset dari target. Tahun ini pun Dirjen Pajak sudah pesimis bisa mencapai target yang ditentukan.

Untuk kesekian kalinya, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Fuad Rahmany berjanji bakal menggenjot dan memaksimalkan penerimaan negara dari pajak. Ditjen Pajak akan menggenjot potensi pajak dari wajib pajak Orang Pribadi. Selama ini penerimaan pajak dari orang pribadi selalu rendah.

Ditjen Pajak membidik pajak orang-orang yang tidak berstatus sebagai karyawan. “Siap-siap orang pribadi kita akan ekstensifikasi, kita akan banyak menggali potensi pajak orang pribadi. Ini tahun ini kita akan mulai,” ujar Fuad di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (9/1).

Pihaknya menyadari, terbatasnya petugas pajak menjadi penghambat untuk memaksimalkan penerimaan. Untuk mengejar WP orang pribadi, Ditjen Pajak membutuhkan petugas yang tidak sedikit.

“Kita akan coba usahakan dengan petugas kita yang terbatas, kita coba mengejar orang-orang yang pribadi. Tapi jumlahnya kan bukan sepuluh lima puluh orang itu kan bisa ratusan ribu yang harus kita kejar gitu lho,” ungkapnya.

Diakuinya, selama ini pihaknya selalu meributkan soal kekurangan tenaga. Namun, kini Fuad mengaku punya strategi lain. Fuad mengaku akan melakukan pemeriksaan dengan membuka rekening setiap WP orang pribadi.

“Kita akan lakukan pemeriksaan dengan membuka rekeningnya, tentu lewat pemeriksaan. Kita tidak bisa buka rekening tanpa ada proses pemeriksaan. Kita lihat kartu kreditnya dia untuk buktikan kalau ada yang kurang bayar,” katanya.

Fuad menyebut, langkah ini untuk mengejar target penerimaan pajak yang tahun ini dipatok sangat tinggi. Penerimaan pajak tahun ini naik 10 persen dibanding tahun lalu.