Ditjen Pajak Tetap Buru Pajak UKM

inilah.com, 14 Maret 2014

INILAHCOM, Jakarta – Ditjen Pajak Kementerian Keuangan menyatakan akan memburu pajak Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

UKM terkena pajak sebesar 1% dari omzet usaha. “Pajak UKM kan hanya 1 persen dari omzet,” ujar John Hotagaol, Direktur Perpajakan II Ditjen Pajak Kemenkeu usai seminar perpajakan di Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Menurut Kemenkeu, pajak UKM menjadi sasaran ektensifikasi. Itu sebagai salah satu alat menjaring pajak. Penjaringan UKM merupakan akumulasi dari target pajak yang tak kunjung tercapai. Bahkan petinggi pajak sendiri mengusulkan penurunan pajak mencapai Rp70 triliun.

Lalu nasib UKM yang bergerak di penjualan online, lanjut Jhon, tidak akan terkena pajak tambahan. Sebab pajak online atau lenih dikenal e-commerce belum dikenakan pajak. “Kalau nantinya diterapkan pajak online nggak akan kena double,” jelasnya.